Rubber Fender V Dermaga V500 - L3000 - MJR Rubber Official
   

Rubber Fender V Dermaga V500 – L3000

Rp123

Rubber Fender V Dermaga V500 L3000 dari MJR Rubber Official adalah fender karet V-Type ultra heavy duty dengan kapasitas energi sangat tinggi untuk pelabuhan dan kapal bertonase besar.

Description

Rubber Fender V Dermaga V500 L3000 merupakan tipe V-Type Rubber Fender ultra heavy duty dengan kapasitas penyerapan energi sangat tinggi, dirancang khusus untuk dermaga yang melayani kapal bertonase besar hingga sangat besar dengan energi sandar ekstrem. Dengan profil V500 dan panjang 3000 mm, fender ini menjadi solusi perlindungan optimal bagi pelabuhan utama, terminal industri berat, dan jetty strategis dengan intensitas sandar tinggi.

Bentuk V-Type memungkinkan deformasi elastis yang terkontrol saat kapal bersandar, sehingga energi benturan dapat diserap secara maksimal tanpa menghasilkan gaya reaksi berlebihan pada struktur dermaga. Pada ukuran V500 L3000, panjang fender yang ekstra besar membantu mendistribusikan beban benturan ke area yang lebih luas. Hal ini sangat efektif untuk mengurangi tekanan lokal pada beton dermaga, struktur baja, maupun fondasi pelabuhan.

Rubber Fender V500 L3000 diproduksi menggunakan marine grade rubber compound berkualitas tinggi, diformulasikan khusus agar tahan terhadap lingkungan laut yang agresif. Material ini memiliki ketahanan optimal terhadap air asin, sinar UV, ozon, minyak, serta perubahan suhu ekstrem. Dengan bobot sekitar ±1040 kg, fender ini mencerminkan konstruksi yang sangat solid dan dirancang untuk umur pakai panjang dengan kebutuhan perawatan minimal.

Sistem pemasangan Rubber Fender V500 L3000 menggunakan anchor bolt baja berkekuatan tinggi (high tensile anchor system) sesuai detail teknis pada gambar kerja. Sistem ini dirancang untuk menahan gaya reaksi besar yang timbul akibat energi sandar kapal besar seperti bulk carrier, tanker, kapal kargo berat, hingga kapal industri lepas pantai. Fender ini juga kompatibel dengan steel frontal frame, panel baja, maupun UHMW-PE face pad untuk meningkatkan area kontak kapal dan meminimalkan gesekan pada lambung kapal.

Aplikasi utama Rubber Fender V500 L3000 meliputi:

  • Dermaga pelabuhan utama dan internasional
  • Terminal peti kemas dan terminal curah skala besar
  • Jetty industri berat dan kawasan manufaktur
  • Dermaga kapal tanker, bulk carrier, dan kapal logistik besar
  • Fasilitas energi (oil & gas, LNG, batu bara)

Sebagai produsen dan supplier Rubber Fender terpercaya di Indonesia, MJR Rubber Official menyediakan Rubber Fender V-Type dengan standar kualitas tinggi, presisi dimensi, serta dukungan teknis menyeluruh. Tim kami siap membantu mulai dari analisis energi sandar kapal, pemilihan ukuran fender yang tepat, hingga rekomendasi sistem pemasangan sesuai standar keselamatan pelabuhan nasional maupun internasional.


Tabel Performa Teknis Rubber Fender V-Type (Energi & Reaksi)

Ukuran Fender Panjang (mm) Penyerapan Energi (kNm)* Gaya Reaksi Maks. (kN)*
V500 L2000 2000 320 – 380 2600 – 3000
V500 L2500 2500 380 – 450 3100 – 3600
V500 L3000 3000 450 – 520 3600 – 4200

*Nilai indikatif, tergantung compound karet, sudut sandar, dan konfigurasi pemasangan.


Perbandingan Antar Ukuran V-Type Fender

  • V500 L2000
    Cocok untuk kapal besar dengan energi sandar tinggi dan keterbatasan ruang dermaga.
  • V500 L2500
    Memberikan distribusi beban lebih luas dengan kapasitas energi lebih besar untuk kapal bertonase besar.
  • V500 L3000
    Direkomendasikan untuk kapal bertonase sangat besar dan energi sandar ekstrem, serta dermaga utama dengan kebutuhan perlindungan maksimal dan umur pakai panjang.

Semakin panjang fender, semakin besar energi yang dapat diserap dan semakin rendah tekanan yang diteruskan ke struktur dermaga.


Tabel Seleksi Fender Berdasarkan Tonase Kapal & Energi Sandar

Tonase Kapal (DWT) Energi Sandar (kNm) Rekomendasi Fender
15.000 – 20.000 320 – 380 V500 L2000
20.000 – 30.000 380 – 450 V500 L2500
30.000 – 50.000 450 – 520 V500 L3000
> 50.000 > 520 Custom Fender System

Tabel ini bersifat panduan awal dan perlu analisis teknis lanjutan.